Kisah Sebuah Rumah dengan Seribu Cermin

No comment 153 views

Alkisah, di sebuah desa kecil, ada sebuah tempat yang dikenal sebagai Rumah dengan Seribu Cermin. Seekor anjing kecil mengetahui tempat ini dan memutuskan untuk mengunjungi. Ketika ia tiba, ia dengan gembira menaiki tangga pintu rumah.

Ia melihat melalui pintu dengan telinganya terangkat tinggi dan ekornya mengibas. Yang sangat mengejutkan, ia mendapati dirinya menatap seribu anjing kecil lain yang gembira dengan ekor mereka yang bergoyang-goyang cepat.

Ia tersenyum lebar, dan disambut dengan seribu senyum lebar yang hangat dan ramah. Saat ia akan meninggalkan rumah itu, pikirnya, “Ini adalah tempat yang indah. Aku akan datang kembali dan sering mengunjunginya.”

Di desa itu, ada anjing kecil lain, yang tidak cukup bahagia seperti anjing sebelumnya, memutuskan mengunjung rumah seribu cermin itu. Perlahan-lahan ia menaiki tangga dan menunduk saat sampai pintu rumah.

Ketika ia melihat seribu anjing tidak ramah yang menatap ke arahnya, ia menggeram pada mereka dan ia ngeri ketika melihat seribu anjing kecil itu juga menggeram ke arahnya. Saat ia pergi, ia berpikir, “Itu adalah tempat yang mengerikan, dan aku tidak akan pernah kembali ke sana lagi.”

Semua wajah di dunia adalah cermin. Apa jenis refleksi yang kita lihat pada wajah orang yang kita temui?

(Visited 51 times, 1 visits today)

Leave a reply "Kisah Sebuah Rumah dengan Seribu Cermin"