Tutorial Cara Setting SEO Onpage Blog

No comment 74 views

Cara setting SEO On Page,  terdapat dua macam teknik SEO yaitu SEO On Page dan Off Page SEO. SEO On Page harus anda lakukan setelah anda membuat website atau blog.  SEO On Page adalah upaya mengoptimalkan blog/website anda dengan berbagai cara agar artikel di blog anda dapat terindeks dengan baik di search engine. Pengertian baik disni adalah terindeks seluruh artikel dan list indeksnya sesuai dengan yang anda inginkan dan membuahkan hasil yang maksimal di search engine. Sedangkan Off Page SEO adalah memanfaatkan ruang di luar blog, misalnya dengan mencantumkan atau berbagi backlink baik melalui blog walking signature di forum- forum maupun jasa backlink. Banyak blogger yang menilaiSEO On Page lebih penting, namun jika kedua teknik SEO ini dioptimalkan bersama akan sangat efektif untuk mendongkrak posisi website anda menduduki posisi page one di berbagai search engine.

1. Nama Domain Yang Benar

SEO On Page pertama yang  harus anda lakukan sebelum membuat website yaitu alamat URL website anda harus sesuai dengan keyword target atau sering juga disebut dengan keyword on domain. Jika alamat URL website sama dengan keyword target, maka anda akan mudah pengaturan SEO On Page-nya. Untuk mencari kata kunci/keyword utama, anda dapat menggunakan bantuan tolls gratis dari Google yang bernama Google Adwords Keyword Tool External. Anda harus pastikan bahwa kata kunci anda ada yang mencari, karena hal ini sangat membantu anda dalam optimasi SEO On Page website anda.

Beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilih URL domain adalah :
a. Gunakan kata kunci utama pada nama domain.
b. Hindari sebisa mungkin nama domain mengandung tanda hyphen (-).
c. Hindari penggunaan angka karena sangat buruk untuk SEO
c. Gunakan nama perusahaan anda jika anda sudah punya perusahaan.

3. Title Tag
SEO On Page ketiga adalah menggunakan main keyword dan keyword tambahan dalam title tag, tidak hanya nama perusahaan anda/website anda. pada WordPress anda dapat mengatur ini dengan mudah, masuklah pada halaman admin dashboard. lalu klik menu Setting – Global.

4. Meta Keyword
SEO On Page keempat adalah meta keyword. Meta keywords harus memuat kata kunci utama dan beberapa kata kunci tambahan atau yang lebih dikenal dengan keyword turunan.

5. Meta Description
SEO On Page kelima adalah meta description. Meta deskripsi tidak kalah penting dengan meta keyword, kedua meta ini memang harus diletakkan di sebuah website agar mesin pencari mampu menemukan website anda. Meta keyword dan meta desckripsi yang tepat akan sangat membantu website anda si Search engine. Meta deskripsi anda juga harus mengandung kata kunci utama dan beberapa kata kunci tambahan, jadi jangan lupa sisipkan keyword di meta description namun jangan berlebihan.

6. Optimasi URL Artikel
SEO On Page keeenam adalah optimasi URL Artikel atau permalink. Optimasi URL untuk artikel diperlukan untuk menjaring beberapa kata kunci tambahan. hal ini karena kata kunci utama sudah anda tempatkan pada nama domain anda. Pengaturan optimasi URL artikel pada WordPress sangat mudah. Contoh permalink yang bisa diterapkan namadomain.com/%postname%.html atau bisa juga namadomain.com/%postname/

7. Penggunaan tag H1, H2 dan H3
SEO On Page ketujuh adalah tag H1, H2 dan H3. Search engine membaca halaman web anda mulai dari kiri atas ke kanan bawah. Untuk itu sangat penting untuk menempatkan tag H1 pada kalimat pertama content website. Selain tag H1, tag H2 dan tag H3 sebaiknya juga harus anda tempatkan dengan benar pada content website anda. Pengaturan tag H1, H2 dan H3 juga disesuaikan dengan theme WordPress yang ada pilih. Carilah theme yang SEO friendly bukan theme yang fancy atau terlalu mengedepankan keindahan seperti penggunaan flash image yang tidak bisa dibaca oleh search engine.
Cara mudah membuat tag H1, H2 dan H3 adalah dengan memilih/menyorot keyword, kemudian klik Heading 1, Heading 2 atau Heading 3 pada kolom Paragraph.
Atau secara manual dengan masuk ke mode HTML dan masukkan kode berikut pada keyword yang dibidik :
<h1> keyword </h1>
<h2> keyword </h2>
<h3> keyword </h3>

8. Penggunaan Image Alt Text
SEO On Page kedelapan adalah alt tex image. Penggunaan image alt text seringkali terlupakan oleh webmaster yang disebabkan hanya kemalasan atau keengganan semata. Alt tex adalah pemberian “tagging” pada gambar. Bilamana alt text ini sesuai dengan main keyword, maka search engine akan mudah mengindeksnya. Untuk WordPress pembuatan alt text ini sangat mudah yaitu waktu memasukkan gambar, maka anda tinggal ketikkan kata kunci utama pada kolom pengisian image alt tex.

9. Penggunaan Kata Kunci Utama dan Kata Kunci Tambahan Pada Body Text
SEO On Page kesembilan adalah main keyword dan additional keywords. Kata kunci utama anda harus ditempatkan pada judul artikel dan kalimat pertama dalam body text artikel anda. Lalu lanjutkan dengan menempatkan sebisa mungkin kata kunci tambahan minimal 2 buah kata kunci tambahan agar artikel anda mendapt perhatian dari bot search engine. Keywod density dari kata kunci utama berkisar 3-4 %. Jangan sampai persentase kata kunci utama lebih dari 4 % , karena akan dianggap sebagai keyword stuffing oleh search engine dan akan dibuang secara otomatis oleh robot search engine ke sandbox dimana tidak seorangpun akan dapat menemukannya. Jangan pula di bawah 2 % karena akan dianggap kurang berbobot/bermutu oleh search engine.

13. Bold, Italicize dan Underline
OnPage ketigabelas adalaha Bold, Italicize and Underline, Usahakan di dalam kontent anda tiap kata kunci utama anda beri tanda bold, italicize dan underline. Ini bisa menambah nilai dari kata kunci utama yang anda bidik. Misal di paragraf pertama anda sisipkan kata kunci anda bold, di paragraf kedua anda sisipkan kata kunci anda Italicize dan di Paragraf terakhir anda sisipkan kata kunci terus anda underline.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a reply "Tutorial Cara Setting SEO Onpage Blog"