Haram Menyetubuhi Istri Yang Sedang Lagi Haid dan Nifas

banner 468x60

Islam adalah agama yang sempurna. Sempurna syariat-Nya, yang lahir maupun batin. Sempurna dalam hal ushul (pokok-pokok aqidah) maupun yang furu’ (cabang-cabang amaliyah). Diantara kesempurnaan Islam adalah, adanya aturan dan hukum-hukum bagi wanita yang sedang haid.

Seperti kita ketahui bersama bahwa seorang pria haram menyetubuhi istrinya yang sedang haidh. Akan tetapi, beberapa berita meyakinkan akan nikmatnya bersetubuh ketika itu. Namun itu hanyalah suara orang-orang barat yang ingin menggelapkan mata umat Islam dan agar kita tidak lagi mengindahkan aturan Allah dan Rasul-Nya.

Allah Ta’ala berfirman,
“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, ’Haid itu adalah suatu kotoran’. Oleh karena itu hendaklah engkau menjauhkan diri dari wanita di waktu haid, dan janganlah kamu mendekati mereka,sampai mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu” (QS. A-Baqarah: 222)

Imam an Nawawi rahimahullah (dalam kitab Syarh Muslim III:204) mengatakan,
“Andaikata seorang muslim meyakini akan halalnya jima’ dengan perempuaan yang sedang haid melalui kemaluannya, ia menjadi kafir, murtad. Kalau ia melakukannya tanpa berkeyakinan halal, misalnya dia melakukannya karena lupa, atau karena tidak mengetahui keluarnya darah haid atau tidak tahu, bahwa hal tersebut haram, atau karena dia dipaksa oleh pihak lain, maka itu tidak berdosa dan tidak pula wajib membayar kaffarat.

Namun, jika dia sedang haid dan tahu bahwa hukumnya haram dengan penuh kesadaran, maka berarti dia telah melakukan dosa besar sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Imam Syafi’i rahumahullah, bahwa perbuatannya adalah dosa besar, dan ia wajib bertaubat.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam Al Fataawa ( XXI / 624),
“Menggauli istri yang sedang nifas sama hukumnya dengan menggauli wanita haid, hukumnya haram berdasar kesepakatan ulama.”

(Visited 1 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
author
Author: