Hargailah Orang Yang Sudah Tua, dan Hormati Yang Masih Muda

Setiap penuntut ilmu hendaklah memperhatikan waktu sibuk guru, ustadz atau syaikhnya. Setiap pertanyaan di luar majelis terutama, belum tentu bisa langsung dijawab. Setiap SMS atau telepon atau pesan WA, belum tentu bisa dijawab dan dibalas setiap waktu karena barangkali sedang ada kesibukan dengan keluarga atau kesibukan belajar.

Seorang murid yang hendak bertanya pada guru/ustadz hendaklah memperhatikan adab-adab berikut,

# Hendaknya tidak terburu-buru dalam meminta fatwa atau menagih jawaban dari seorang ustadz. Seperti, “Ustadz, tolong jelaskan hukum ini itu beserta dalilnya dan rinciannya, kalau bisa cepat dibalas ya ustadz.”

# Hindari bertanya yang dapat menyebabkan kegaduhan atau adu domba.

# Tidak bertanya dengan niat untuk mendebat seorang ustadz atau guru.

# Bertanya pertanyaan yang nyata terjadi, bukan yang terjadi di dunia khayalan atau belum terjadi. Seperti bagaimana cara shalat kalo di bulan, hukum makan daging dinosaurus, bagaimana mengetahui waktu jika kita ada di alam ghaib dll.

# Bertanya hanya untuk memperkaya wawasan saja, tanpa ada niat untuk mengamalkan.

# Tidak bertanya hanya untuk mencari simpati dan pujian.

(Visited 30 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *