Hukum Berkumur Dan Menggosok Gigi Di Bulan Ramadhan?

banner 468x60

Kumur-kumur tidak ada larangan dari Nabi. Begitupula memasukkan air ke hidung dan menyemprotkan kembali atau disebut istinsyaq.

Dari Laqith bin Shabirah rodhiyallohu’anhu, Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأْتَ فَمَضْمِضْ

“Jika engkau ingin berwudhu, maka berkumur-kumurlah (madh-madha).”
(HR. Abu Daud, no. 144. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

Dari Abu Hurairah rodhiyallohu’anhu, Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَنْشِقْ بِمَنْخِرَيْهِ مِنَ الْمَاءِ ثُمَّ لْيَنْتَثِرْ

“Jika salah seorang di antara kalian berwudhu, maka hendaklah ia menghirup air ke lubang hidungnya (istinsyaq), lalu ia keluarkan (istintsar).”
(HR. Muslim, no. 237)

Hadits umum tidak ada pengecualian untuk orang puasa.

Yang dilarang adalah berlebihan dalam istinsyaq dan juga berlaku dalam kumur-kumur.

وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ إلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

“Seriuslah dalam memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) kecuali dalam keadaan berpuasa.”
(HR. Abu Daud, no. 142; Ibnu Majah, no. 448; An-Nasa’i, no. 114. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Adapun menggunakan Sikat Gigi Dan Pasta Gigi Bagi Orang Yang Berpuasa, Masalah ini pernah ditanyakan kepada syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rohimahulloh, beliau menjawab: “Boleh, akan tetapi lebih baik dia tidak mempergunakannya karena di dalam pasta gigi itu terdapat kekuatan/pengaruh yang dapat turun ke tenggorokan. Daripada melakukan hal tersebut pada siang hari, lebih baik melakukannya pada malam hari. ”

(Visited 12 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
author
Author: