Jika Menunda Qadha Puasa Ramadhan

No comment 69 views
banner 468x60

Romadhon adalah bulan yang kedatangannya paling dirindukan oleh seluruh kaum muslimin. Romadhon merupakan bulan dimana segala amal ibadah mendapatkan ganjaran yang berlipat-lipat ganda dan hanya di bulan Romadhon sajalah kita dapat menemui malam yang keutamaannya lebih dari seribu bulan, yang apabila seseorang melakukan amal sholih pada saat itu, maka pahala yang didapatkan lebih baik dari yang dilakukan selama seribu bulan.

Maka sudah sepantasnya, banyak kaum muslimin yang semakin bersemangat untuk beramal sholih pada bulan yang mulia ini.

Setiap kaum muslimin pastinya begitu semangat untuk menabung pahala di bulan Romadhon ini. Akan tetapi tidak dipungkiri lagi bahwa sebagian kaum muslimin mengalami beberapa situasi yang akhirnya harus meninggalkan puasanya.

Orang yang memiliki udzur seperti sakit berat, bepergian jauh, wanita hamil, dan wanita menyusui mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa Romadhon. Hari-hari di mana mereka tidak berpuasa Romadhon dihitung sebagai hutang puasa Romadhon dan wajib melunasi hutang tersebut pada saat udzur mereka telah tiada.

Alloh subhanahu wata’ala berfirman

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Maka barangsiapa di antara sakit atau bepergian jauh, hendaklah ia mengganti shaum pada hari-hari yang lain.”
(QS. Al-Baqarah [2]: 184)

Pelunasan hutang (qadha’) puasa Romadhon dikerjakan pada hari-hari yang diperbolehkan berpuasa, yaitu selain hari raya Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Tasyriq (11-13 Dzulhijjah).

Para ulama fiqih sepakat bahwa qadha’ tersebut paling lambat harus dikerjakan pada bulan Sya’ban, sebelum masuknya Romadhon di tahun berikutnya.

Dari Aisyah rodhiyallohu’anha,

كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ الشُّغْلُ مِنْ النَّبِيِّ أَوْ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Dahulu saya memiliki hutang shaum Romadhon, namun saya tidak bisa membayarnya kecuali pada bulan Sya’ban, karena kesibukan saya mengurus Rosululloh.”
(HR. Bukhari no. 1950 dan Muslim no. 1146)

(Visited 27 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
author
Author: