Kemanakah Hartamu Akan Di Belanjakan

No comment 10 views
banner 468x60

Agama Islam yang sempurna telah mengatur dan menjelaskan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh kaum muslimin untuk menyelenggarakan semua urusan dalam hidup mereka, untuk kemaslahatan dan kebaikan mereka dalam urusan dunia maupun agama.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR at-Tirmidzi no. 2417; dishahihkan Syaikh Al Albani)

Hadits yang agung ini menunjukkan kewajiban mengatur pembelanjaan harta dengan menggunakannya untuk hal-hal yang baik dan diridhai oleh Allah, karena pada hari kiamat nanti manusia akan dimintai pertanggungjawaban tentang harta yang mereka belanjakan sewaktu di dunia (Bahjatun naazhirin syarhu riyaadhish shaalihin: 1/479)

Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak menyukai bagi kalian tiga perkara…(di antaranya) idho’atul maal (menyia-nyiakan harta)” (HR. al-Bukhari no.1407 & Muslim no.593)

Arti “idho’atul maal” (menyia-nyiakan harta) adalah menggunakannya untuk selain ketaatan kepada Allah Ta’ala, atau membelanjakannya secara boros dan berlebihan. (an-Nihaayah fi gariibil hadits wal atsar: 3/237)

Mereka tidak mubazir (berlebihan) dalam membelanjakan harta sehingga melebihi kebutuhan, dan bersamaan dengan itu mereka juga tidak kikir terhadap keluarga mereka sehingga kurang dalam menunaikan hak-hak mereka dan tidak mencukupi keperluan mereka, tetapi mereka bersikap adil seimbang dan moderat dalam pengeluaran dan sebaik-baik perkara adalah yang moderat (pertengahan).

(Visited 2 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
author
Author: