Manusia Paling Hina dan Dilaknat ALLAH adalah Penggiat LGBT

banner 468x60

Kecenderungan terhadap sejenis termasuk diantara penyakit mental. Sebagai manusia yang normal, tentu harusnya dia akan sedih. Karena dia menyadari, dirinya tidak normal dan berusaha menyembuhkan dirinya. Bukan malah dibanggakan atau dipamerkan. Tidak ada manusia normal yang bangga dengan penyakitnya. Karenanya Allah melaknat mereka yang melegalkan LGBT demi menuruti hawa nafsunya.

Semua orang sepakat, lesbi, gay, biseksual maupun transgender hukumnya haram. Karena perbuatan ini dilaknat oleh Allah. Karena itulah, orang yang menganggap LGBT halal, atau memperjuangkan LGBT agar dilegalkan, termasuk perbuatan kekufuran.

Imam an-Nawawi menyebutkan tentang sebab orang menjadi murtad,
“Siapa yang menentang adanya rasul, atau mengingkari salah satu nabi, atau mendustakannya, atau menentang salah satu ayat al-Quran yang disepakati, atau menambahkan satu kalimat dalam al-Quran dan dia yakini itu bagian dari al-Quran,… atau menghalalkan sesuatu yang disepakati haram, seperti khamr atau homo… semua itu perbuatan kekufuran. (Raudhatut Thalibin, 10/65)

Hukuman yang menimpa kaum Luth dapat saja dikenakan pada orang-orang yang menyerupai mereka. Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,
“Siapa di antara kalian yang mendapati kelakuan yang dilakukan seperti kaumnya Luth, maka bunuhlah fa’il dan maf’ul bih (kedua pelakunya).” (HR. Abu Daud, no. 6642; Tirmidzi, no. 1456; Ibnu Majah, no. 2561. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Imam Syafi’i dan sekelompok ulama berpendapat bahwa pelaku homoseksual dibunuh, baik ia sudah menikah ataukah belum. Pendapat ini berdasarkan hadits yang dikemukakan di atas.

Sedangkan Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa ia dijatuhkan dari tempat yang tinggi, lantas diikuti dengan dilempar dengan batu sebagaimana siksa yang Allah lakukan pada kaum Luth. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 4: 466)

(Visited 4 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
Tags:
author
Author: