Nyang-Nyang, Pantai ‘Rahasia’ di Bali Berhiaskan Reruntuhan Kapal

banner 468x60

Pantai di Bali memang sudah terkenal di seluruh Indonesia. Begitu banyak hamparan pasir putih dan perairan indah yang siap memanjakan wisatawan. Sayangnya, beberapa spot pantai di Bali belakangan jadi semakin sulit untuk dinikmati karena sudah penuh sesak dengan turis.

Namun tidak perlu khawatir, Island of Paradise masih punya sejumlah lokasi ‘rahasia’ yang tak diketahui banyak orang dan pastinya sepi pengunjung. Salah satunya adalah Pantai Nyang-nyang. Namanya mungkin masih asing di, namun eksotisme dan keindahannya tidak perlu dipertanyakan lagi.

1. Tidak Banyak Diketahui

Wajar saja jika banyak orang belum pernah mendengar Pantai Nyang-Nyang sebelumnya. Bahkan sampai dua tahun lalu, sejumlah tour guide di Bali sekalipun belum terlalu familiar dengan pantai ini. Nyang-Nyang terletak di Desa Pecatu di sebelah selatan Kuta, Badung. Kemungkinan banyak wisatawan memilih datang ke pantai lain karena jalan menuju lokasi ini termasuk kurang ramah bagi kendaraan. Terdapat banyak kerikil dan batuan tajam.

Namun jangan salah, Pantai Nyang-Nyang menjadi satu-satunya pantai Indonesia yang masuk dalam nominasi Pantai Terbaik Dunia 2018 oleh CNN Travel International. Spot tersembunyi di Bali ini harus bersaing dengan sejumlah pantai kenamaan seperti Railay di Thailand, Bazaruto Archipelago di Mozambik, dan St Sebastian di Spanyol.

2. Harus Berjalan Kaki

Pantai Nyang-Nyang masih belum dikelola secara serius oleh Pemerintah Bali maupun masyarakat sekitar. Hal ini membuat para pengunjung dipaksa berjalan kaki untuk menuju bibir pantai. Namun justru di situlah menariknya, terutama untuk mereka yang hobi melakukan trekking.

Begitu sampai di area terakhir yang bisa dicapai dengan mobil, traveler harus berjalan kaki sekitar 30 menit menuruni bukit. Namun tidak perlu khawatir karena akan ada beberapa kejutan menarik menanti selama perjalanan.

3. Tawarkan Pengalaman dan Pemandangan Unik

Sebelum mulai menuruni bukit, traveler akan disajikan pemandangan pantai yang begitu luar biasa dari ketinggian. Gradasi warna air laut terlihat begitu memukau, terutama ketika cuaca sedang cerah. Jangan lepaskan pandangan dari kedua sisi jalan setapak ketika sedang berjalan. Siapa tahu kamu akan disapa oleh monyet-monyet lokal yang masih banyak berkeliaran di sini. Sesampainya di bawah bukit, jangan kaget jika menemui beberapa ekor sapi yang sedang asyik merumput.

4. Dihiasi oleh Bangkai Kapal

Karena suasananya yang masih relatif sepi, Pantai Nyang-Nyang dipastikan bakal menawarkan atmosfer yang berbeda dibanding pantai mainstream lainnya di Bali. Bersantai menikmati pemandangan atau berenang di sini bakal menyajikan sensasi tiada duanya, serasa memiliki pantai pribadi.

Namun yang paling membuat pandangan sulit untuk lepas adalah keberadaan dua sisa-sisa bangkai kapal di pesisir pantai. Tidak ada yang tahu pasti siapa pemiliknya dan apa yang terjadi sebelumnya, namun yang jelas keberadaan reruntuhan kapal itu semakin membuat Pantai Nyang-Nyang terasa unik. Reruntuhan kapal di Pantai Nyang-Nyang sempat didokumentasikan dengan baik oleh seorang wisatawan asing bernama Jackson Groves, yang pernah mengunjungi lokasi ini pada 2016 silam.

5. Cara Menuju ke Sana

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Pantai Nyang-Nyang berada di wilayah Desa Pecatu. Untuk bisa mencapai tempat ini, cukup berkendara sekitar 40 menit dari Kuta melewati jalan tol. Begitu mendekati lokasi, akan ada papan petunjuk arah kecil bertuliskan Pantai Nyang-Nyang. Dari situ, perjalanan akan dilanjutkan lewat sebuah jalan kecil penuh batu dan kerikil. Area persawahan dan sekumpulan sapi akan menjadi pemandangan yang siap menyambut Anda.

6. Alternatif Padang-padang

Pantai Nyang-Nyang bisa dijadikan alternatif untuk Pantai Padang-Padang. Keduanya sama-sama terletak di wilayah Pecatu dan menawarkan pemandangan yang sama indahnya. Padang-Padang dan Nyang-Nyang hanya dipisahkan jarak sekitar 6,8 kilometer. Bisa ditempuh kira-kira 13 menit dengan menggunakan mobil. Sangat pas jika kamu mendambakan pantai perawan yang masih minim pengunjung.

(Visited 28 times, 1 visits today)
Film Bioskop Online
author
Author: