Sunnah SALAM Yang Sudah Mulai Tidak Terdengar

No comment 44 views

Saudariku, betapa banyaknya umat muslim yang berpaling dari sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kemudian menggantinya dengan kebiasaan orang-orang kafir. Lihatlah bagaimana kebiasaan mereka dalam berpakaian, berkata, tata cara makan, dan pola pikir yang sangat jauh dari sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam namun mirip kebiasaan orang-orang kafir.

Salah satunya adalah ucapan salam yang zaman ini sudah sangat jarang terdengar di telinga kita. Mereka mengganti sunnah yang mulia ini dengan ucapan-ucapan yang tidak bermakna bahkan terkadang menghina. Padahal di dalam salam dan menjawab salam terkandung doa yang sangat bermanfaat.

Dari ‘Amar bin Yasir, beliau mengatakan,
“Tiga perkara yang apabila seseorang memiliki ketiga-tiganya, maka akan sempurna imannya: bersikap adil pada diri sendiri, mengucapkan salam pada setiap orang, dan berinfak ketika kondisi pas-pasan. ” (Diriwayatkan oleh Bukhari secara mu’allaq yaitu tanpa sanad. Syaikh Al Albani dalam Al Iman mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Beberapa kita temukan ketika dua orang atau lebih saling bertemu di zaman ini mereka saling menyapa dengan sesuatu seperti ‘halo cuy’, ‘hai bro’, ‘halo nyet’, ‘hai tayo’, ‘salam sukses’, ‘salam kuper’, ‘mlikum’ dll.

Hendaklah jika kita memberi salam (terutama melalui WA, sms, email, surat, beri comment), janganlah ucapan salam tersebut kita ringkas menjadi: Ass. atau Ass.wr.wb. atau yang lainnya. Bentuk semacam ini bukanlah salam. Salam seharusnya tidak disingkat. Seharusnya jika ingin mengirimkan pesan singkat, maka hendaklah kita tulis: Assalamu’alaikum. Itu lebih baik daripada jika kita tulis: Ass., tulisan yang terakhir ini tidak ada maknanya dan bukanlah salam.

Oleh karena itu, hendaklah kita selalu menyebarkan syiar salam ini ketika bertemu saudara kita, ketika berjalan, dan dalam setiap kondisi. Hendaklah pula kita mengucapkan salam kepada orang yang kita kenali ataupun tidak. Dan dalam menulis sms atau email, hendaklah kita juga gemar menyebarkan syiar Islam yang satu ini.

(Visited 3 times, 1 visits today)
author
Author: