Tren Pengobatan Alami, bodrex Herbal Batuk dan Sakit Kepala

Di Indonesia, terlihat tren dunia kesehatan dimana sebagian masyarakat memilih metode ‘back to nature’ untuk mengobati jenis penyakit tertentu yang mereka derita. Benarkah pengobatan herbal masih eksis hingga saat ini?

Obat-obatan Herbal Masih Eksis

Mengutip dari situs beritagar.id, Survei Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas 2017 menunjukkan bahwa penggunaan obat tradisional di Indonesia masih diminati. Dari beragam metode pengobatan tradisional yang ada, kurang lebih 22,3 persen orang Indonesia memilih pengobatan dengan tumbuh-tumbuhan atau herbal (tanaman, buah-buahan, umbi, dan akar tanaman).

Tren healthy lifestyle yang semakin menjamur mungkin menjadi salah satu motivasi banyak orang untuk kembali beralih ke pengobatan herbal—khususnya untuk mengobati penyakit yang dianggap ‘lazim’ seperti masuk angin, meriang, batuk, dan sakit kepala. Sebenarnya obat-obatan herbal memang memiliki beberapa nilai plus yang membuat banyak orang tertarik untuk mencoba pengobatan herbal diantaranya adalah beberapa alasan berikut:

  • Persepsi sehat dan aman

Tidak semua orang nyaman menggunakan pengobatan modern. Ada sebagian orang lebih memilih meminimalisir kandungan bahan-bahan kimiawi yang masuk ke dalam tubuh. Obat herbal dibuat dari bahan alami sehingga dianggap lebih sehat dan aman untuk digunakan sehari-hari.

  • Tidak ada efek samping

Jika digunakan dengan tepat, obat-obatan herbal sangat minim atau bahkan tidak memiliki efek samping bagi tubuh.

  • Sudah dibuktikan generasi terdahulu

Sebagian orang yang lebih percaya dengan saran yang diberikan oleh orang terdekat mereka misalnya orangtua ataupun anggota keluarga lainnya. Pengobatan herbal yang memang sudah dipraktikan dari generasi ke generasi banyak dianjurkan oleh orangtua dan anggota keluarga yang lebih senior sehingga generasi sekarang pun banyak yang menerapkan pengobatan herbal.

(Visited 16 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *